Mengapa kita harus membuat hati rindu masjid? Sebab salah satu orang yang dijanjikan oleh Allah SWT akan bisa menjadi penghuni syurga adalah mereka yang hatinya selalu terpaut dengan masjid.

Masjid merupakan pusat aktivitas ummat Islam, baik sebagai tempat ibadah maupun dalam menyelenggarakan kegiatan-kegiatan dakwah. Rasulullah saat pertama kali hijrah ke Madinah, tempat yang pertama kali dibangun adalah masjid. Begitu vitalnya masjid di dalam Islam sehingga Rasulullah mengutamakan pembangunan tempat ibadah yang satu ini.

Rindu masjid merupakan kerinduan untuk selalu melakukan ibadah di tempat tersebut, rindu melakukan shalat jamaah lima waktu, rindu melakukan i’tikaf, rindu berkumpul dengan orang-orang shaleh dalam menyelenggarakan aktivitas dakwah dan sebagainya.

Masjid menjadi pusat kegiatan yang selalu menjadi tujuan kunjungan sehari-hari. Tidak merasa asing dengan masjid, merasa nyaman dan senantiasa ingin berlama-lama di dalam masjid.

Seorang yang rindu masjid tidak pandang usia, baik tua maupun muda bisa melakukan hal ini. Pahala yang dijanjikan oleh Allah SWT adalah syurga untuk mereka yang selalu menautkan hatinya dengan masjid.

Orang yang selalu rindu dengan masjid akan selalu menghentikan kegiatannya saat mendengarkan suara adzan, dan bersegera menuju masjid untuk menjalakan ibadah shalat berjamaah. Ia akan merasa jenuh menjalani hidup dan mencari semangat hidup yang baru dengan melakukan i’tikaf di dalam masjid.

Bagaimana caranya agar bisa selalu rindu dengan masjid? Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda lakukan:

1. Memahami kewajiban shalat berjamaah bagi laki-laki. Shalat berjamaah di masjid wajib hukumnya bagi laki-laki. Oleh karena itu, tak ada alasan untuk seorang laki-laki tidak menuju masjid untuk menjalankan shalat lima waktu secara berjamaah.

Jika seseorang telah memahami makna kewajiban tersebut, maka ia akan takut dengan ancaman jika meninggalkannya. Ini menjadi langkah awal untuk menautkan hati dengan masjid. Setelah kita terbiasa berkunjung ke masjid dalam sehari sebanyak lima waktu, maka kita dengan sendirinya akan merasa tak nyaman jika kita tidak ke masjid saat adzan berkumandang.

2. Berteman dengan orang-orang shaleh yang menjalankan aktivitas dakwahnya di masjid. Masjid akan menjadi kenangan tak terlupakan dalam merajut ukhuwah, merasakan indahnya perjuangan dakwah bersama, merasakan suka dan duka dalam perjuangan dan sebagainya. Karena masjid tak hanya menjadi tempat ibadah semata. Rasulullah telah memulai pergerakan dakwah yang besar yang dimulai dari masjid sebagai basic pergerakan.

3. Mengetahui ganjaran pahala yang akan didapatkan bagi mereka yang selalu rindu masjid. Pahala yang pasti adalah syurga yang telah dijanjikan oleh Allah SWT. Jika kita tak memiliki amal unggulan lain yang bisa diandalkan agar bisa masuk syurga, mengapa tak Anda coba menjadi seorang yang hatinya selalu rindu masjid.

4. Bergabung dengan barisan para aktivis dakwah yang memulai pergerakan dakwahnya dari masjid. Dengan cara ini kita bisa memaknai bahwa fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, namun juga menjadi pusat perjuangan dalam menjalankan gerak perjuangan dakwah.

Seorang yang rindu masjid menunjukkan nilai kesholehan yang ia miliki. Semakin sholeh seseorang, tentunya akan semakin tertaut hatinya dengan masjid, terutama untuk kaum laki-laki.

Seorang muslim yang memiliki tingkat keislaman yang baik biasanya akan selalu menjadi orang-orang yang selalu menautkan hati mereka pada masjid. Jadilah perindu masjid sekarang juga, dan dapatkan balasan syurga dari Allah SWT di akhirat kelak.