Memahami Rahasia Ilmu Produktivitas Menurut Islam

Pedoman hidup umat Islam adalah al-Qur’an dan al-Hadits yang sekaligus bukan hanya mengatur cara – cara atau tuntunan beribadah saja namun juga mengatur segala penyelesaian masalah, termasuk dalam hal mencari nafkah.

Rasulullah SAW bersabda: “Bekerjalah untuk duniamu seakan – akan kamu hidup selamanya dan beribadahlah untuk akhiratmu seakan – akan kamu mati besok”. Namun sayangnya, banyak dari kita yang justru melakukan sebaliknya. Memang si era globalisasi saat ini, kita sebagai manusia produktif senantiasa dituntut untuk bekerja keras, bukan hanya sekadar rajin, setia dan gigih namun juga harus dapat menyeimbangkannya dengan nilai – nilai yang ada di dalam agam Islam.

Produktivitas atau bisa kita sebut sebagai etos kerja dibentuk oleh berbagai macam kebiasaan, pengaruh dan budaya termasuk sistem nilai yang diyakini. Di dalam Islam, kita mengenal kata itaon yang dapat diartikan bekerja dengan sungguh – sungguh dan sempurna. Bagi seorang muslim, etos kerja adalah semangat untuk selalu mengikuti jalan yang lurus, dan hal ini harus dijadikan pedoman oleh siapapun, yang bekerja sebagai apapun. Continue reading

Memahami Pemikiran Islam Moderat

Islam moderat lebih dikenal sebagai bentuk lawan dari Islam fundamentalis atau Islam garis tengah. Alasan utama dilahirkannya istilah Islam moderat oleh para pendirinya adalah karena adanya Islam garis keras tersebut. Maka Islam moderat ingin menjadi solusi atas hal-hal yang dipandang oleh sebagian orang sebagai bentuk dari garis keras tersebut.

Para pemeluk Islam moderat menamakan diri mereka sebagai ummatan wasathan atau ummat pertengahan, yakni kaum pertengahan yang ingin menampilkan nilai-nilai kemoderatannya bagi kalangan bukan muslim. Salah seorang tokoh Islam moderat dalam negeri yang cukup dikenal adalah Gus Dur.

Tokoh ini sangat dikenal dengan nilai-nilai toleransi antar ummat beragamanya, sehingga sangat dikenal sebagai tokoh Islam moderat. Kaum Islam liberal kerap menggaung-gaungkan istilah Islam moderat tersebut sebagai bentuk solusi antar ummat beragama yang sering mengalami pertikaian, terutama kalangan muslim dan bukan muslim yang kerap mengalami perselisihan.

Bagaimana memandang Islam moderat tersebut dalam perspektif Islam yang lebih luas? Continue reading