Sebagai umat islam, mengingat Allah SWT adalah hal mutlak yang wajib dilakukan. Seorang haba tidak akan pernah menjadi baik iman dan taqwanya tanpa mengingat Tuhannya di setiap waktu. Salah satu cara untuk mengingat sang Khalik adalah dengan cara berdzikir.

Orang yang berdzikir berarti orang tersebut sedang mengucapkan puji-pujian bagi Allah SWT, secara otomatis jiwa dan raganya pun teringat pada dzat yang disembahnya. Dzkir akan selalu membuat kita sadar akan keberadaan sang Khalik yang meguasai semesta dan seisinya. Oleh sebab itu, dzikir selalu dianjurkan di setiap kesempatan dengan tujuan agar hati kita tidak pernah putus mengingat Allah SWT.

Allah SWT akan semakin dekat ketika kita mendekat, sebaliknya Allah SWT juga akan bertambah jauh sejauh kita melangkah semakin menjauhinya.

Manfaat dari dzikir mengingat sang khalik ini sebenarnya banyak sekali seandainya kita tahu. Diantaranya adalah bahwa karena dzikir membuat kita dekat dengan Allah SWT, dan janji Allah SWT yang mengatakan bahwa Dia lebih akan mendengar doa-doa yang dilantunkan dari umatnya yang dekat.

Maka secara otomatis banyak doa yang akan terkabul dari mulut yang sering berdzikir. Oleh sebab itulah kenapa dalam adab berdoa disunahkan untuk berdzikir terlebih dahulu sebelum memanjatkan doa. Hal ini dimaksudkan agar doa lebih kabul.

Dzikir, di sisi lain, juga akan membawa orang pada kesuksesan. Bagaimana caranya? Bagi Allah SWT idak ada yang sulit. Secara nalar saja, orang yang banyak berdzikir maka doanya akan dikabulkan, maka jika setiap orang berdzikir memohon pada kesuksesan niscaya Allah SWT akan mengabulkannya.

Cara lain selain dzikir yang bisa dilakukan untuk selalu mengingat sang Khalik adalah dengan rajin mengikuti majelis taklim. Hati manusia adalah benda yang mudah terbolak balik. Pagi bisa berpikir A, sorenya bisa berubah B. Jika kegiatan mengingat Allah SWT tidak dilakukan secara rutin dan terus-menerus maka bisa dipastika ati akan semakin manjadi keras seperti batu dan suit untuk menerima kebenaran. Usahakan sesering mungkin menghadiri majelis-majelis dengan harapan hati kita akan selalu diingatkan dan dicerahkan oleh Allah SWT.

Mengingat kematian dengan cara berziarah atau menghadiri pemakaman juga merupakan salah satu cara efektif untuk megigat sang Khalik. Dengan kegiatan ini diharapkan orang akan selalu mengingat bahwa ada dzat yang maha mengatur segala sesuatu, terutama untuk menghentikan kehidupan seseorang.

Kematian memang merupakan cara paling ampuh untuk membuat orang takur dan kembali mengingat Allah SWT. Dengan sering-sering berziarah dan menghadiri pemakaman, maka diharapkan hati kita akan selalu dalam kondisi mengingat Sang Khalik.

Disamping ketiga cara di atas, sebenarnya masih banyak lagi hal lain yang bisa dilakukan. Hanya saja, ketiga hal tersebut terbukti sangat ampuh untuk mengembalikan ingatan seseorang pada penciptanya.

Photo credit by : CWye @flcikr.com