Mentalitas Pengusaha Islami ala Rasulullah SAW

Ini dia mentalitas pengusaha islami yang layak dipelajari oleh setiap calon-calon enterpreneur muslim. Ingat bahwa 99% rezeki itu ada pada perdagangan, maka tak ada alasan bagi seorang muslim untuk tidak menjadi seorang pengusaha.

Dari sepuluh orang sahabat Rasulullah SAW yang dijamin masuk syurga oleh Allah SWT, 9 orang diantaranya adalah para pengusaha. Inilah para pebisnis mula dalam islam yang telah banyak mengajarkan kepada kita bagaimana berbisnis secara islami.

Mencari keuntungan hidup di dunia melalui perdagangan untuk mendapatkan kenikmatan hidup di dunia dan akhirat.

Rasulullah sendiri sejak muda merupakan seorang pengusaha yang sukses. Sukses karena beliau memiliki mentalitas pengusaha islami yang luar biasa.

Setiap calon pengusaha muslim harus belajar banyak dari pola bisnis yang dijalankan oleh Rasulullah, bagaimana seorang Muhammad ketika beliau menjadi seorang pengusaha, bagaimana sikap dan mentalnya hingga beliau mampu sukses mendatangkan keuntungan yang besar terhadap dagangan milik Siti Khadijah yang dijualkannya.

Gratis - 4 Buku yang Amazing tentang Panduan Meraih Sukses Islami. DOWNLOAD Sekarang.

Ingin tahu mentalitas pengusaha islami yang telah dilakukan oleh Rasulullah tersebut?

Ini dia beberapa kunci sukses bisnis ala Rasulullah SAW tersebut:

1. Jujur
Inilah kunci sukses utama bisnis Rasulullah SAW. Pedagang yang jujur di dalam sebuah hadist juga digambarkan memiliki pahala serupa seseorang yang mati syahid. Begitulah perumpamaan seorang pedagang yang jujur.

Rasulullah dalam berbisnis sangat jujur kepada pembelinya. Ia menjelaskan kondisi barang yang dijualnya dengan sebenar-benar informasi, jika buruk dikatakan buruk dan jika bagus dikatakan bagus.

Demikian kejujuran Rasulullah SAW hingga ia dijuluki sosok yang Al-amin (seorang yang jujur). Kejujuran inilah yang kemudian membawa Rasullullah sukses memperdagangkan barang-barang dagangan milik Siti Khadijah, hingga akhirnya Khadijah tertarik dengan kejujuran Muhammad tersebut dan meminta diri untuk diperistri oleh Muhammad SAW.

Sayangnya saat ini sangat sulit mencari sosok pedagang yang jujur. Ada banyak orang yang membagus-baguskan barang dagangannya, padahal sebenarnya tidak begitu kondisi aslinya. Maka jujur menjadi mentalitas pengusaha islami yang harus ditanamkan kepada setiap enterpreneur muslim atau mereka yang baru mencoba ingin merambah ke dunia bisnis.

2. Disiplin
Selain jujur, mentalitas pengusaha islami yang sudah dicontohkan oleh Rasulullah adalah disiplin. Seorang pedagang harus disiplin dan bersungguh-sungguh dalam mengupayakan dagangannya.

Disiplin dengan jadwal membuka lapakan dan punya rasa optimis untuk mengusahakan barang daganganya. Disiplin merupakan cara yang diajarkan oleh Rasulullah saat beliau berdagang ke Syam, sehingga pada saat itu dagangan Rasulullah hampir terjual secara keseluruhan.

Sudahkah Anda menjadi sosok yang berdisiplin dalam berbisnis? Jika belum artinya Anda belum memiliki mentalitas pengusaha islami yang dicontohkan oleh Rasulullah.

3. Vitalitas dalam berbisnis
Satu hal lagi yang perlu Anda upayakan sebagai mentalitas pengusaha islami ala Rasulullah adalah soal vitalitas dalam berbisnis. Bisnis merupakan aktivitas yang secara sunnatullah akan mengalami untung rugi.

Bagaimana kita bisa bangkit disaat mengalami kerugian dan tidak lupa diri saat mengalami kesuksesan menjadi bagian penting dari vitalitas menjalankan usaha bisnis.

Orang yang sukses adalah mereka yang memiliki semangat vitalitas yang tinggi. Tidak mudah menyerah dengan berbagai kondisi yang dialami merupakan mental islami yang harus dibangun oleh seorang pengusaha islam.

Mentalitas pengusaha islami harus dibangun oleh para pengusaha dan calon pengusaha muslim. Berbisnis dalam Islam bukan hanya untuk keuntungan hidup di dunia, namun juga bagaimana akhirat bisa diraih melalui kehidupan dunia.

9 Ilmu Online Paling Ampuh yang akan Membuatmu Makin Pintar dan Tajir. Pelajari ilmunya disini.