Komunikasi yang santun dan sehat kepada kedua orang tua merupakan salah satu ciri-ciri dari anak yang shaleh. Seorang anak harus lah berkomunikasi yang santun kepada kedua orang tuanya, tidak boleh kasar atau membentak. S

eorang anak durhaka biasanya akan berkomunikasi secara kasar kepada kedua orang tuanya. Komunikasi yang santun dan sehat oleh seorang anak kepada orang tua akan membuat hati para orang tua menjadi tenang sehingga akan berujung pada kasih sayang yang besar pada seorang anak.

Sopan santun seorang anak terhadap orang tua juga merupakan hasil didikan orang tua. Semakin bagus didikan orang tua, maka akan semakin baiklah akhlak dari si anak.

Pemahaman agama yang baik dari seorang anak juga akan melahirkan akhlak yang baik berupa komunikasi yang santun dan sehat seorang anak pada kedua orang tuanya. Sebab Islam mengajarkan akhlak kelemah lembutan seorang anak pada kedua orang tuanya. Komunikasi yang santun dan sehat seorang anak kepada kedua orang tuanya di dalam Islam meliputi 3 hal yakni sebagai berikut:

1. Merendahkan nada suara jika berbicara dengan kedua orang tua. Berbicara pada orang tua haruslah dengan nada yang lebih rendah dari nada orang tua. Fakta yang ada saat ini kita lihat anak-anak jauh lebih tinggi suaranya ketimbang para orang tua.

2. Tidak berkata ‘ah’ jika diperintahkan melakukan sesuatu. ‘Ah’ merupakan kata yang tercantum dalam Al Quran yang berarti menunjukkan keengganan seorang anak terhadap perintah dari kedua orang tuanya. Hal yang terjadi saat ini, banyak sekali anak-anak yang jauh melebihi kata ah dalam menolak perintah kedua orang tuanya.

3. Mentaati kedua orang tua setelah mentaati Allah dan Rasul Nya. Keridhaan Allah bergantung pada keridhaan orang tua. Taat kepada orang tua meliputi semua hal yang tidak bertentangan dengan perintah dan larangan Allah dan Rasul-Nya.

Di masa sekarang ini, ketaatan seorang anak sudah bukan sesuatu hal yang diperhatikan. Bahkan tak jarang, orang tua yang dipaksa mematuhi kehendak dan perintah orang tua.

Komunikasi yang santun dan sehat yang dilakukan oleh seorang anak kepada orang tuanya manfaatnya bukan hanya untuk orang tua, tapi kepada anak yang bersangkutan.

Kebahagiaan orang tua atas sikap lemah lembut dan sopan santun yang dilakukan seorang anak pada orang tua akan berbuah pada keridhaan dan doa-doa indah orang tua pada anaknya sepanjang masa.

Anak shaleh akan bahagia, tidak hanya di akhirat namun juga sejak di dunia. Keberkahan dan rezeki hidup akan mengalir. Sebaliknya seorang anak yang durhaka akan sengsara hidupnya, rezeki sempit dan di akhirat akan mendapat azab yang pedih dari Allah SWT.