Cara Ampuh Masuk Surga Berdasarkan Surat Ali Imran ayat 133–134

Surga adalah kenikmatan tertinggi dan abadi yang pasti diidam-idamkan seluruh umat manusia. Betapa tidak, kenikmatan surga adalah kenikmatan yang mata belum pernah melihat, telinga belum pernah mendengar, dan pikiran belum pernah membayangkan.

Tak ada ungkapan yang dapat menggambarkan keindahan dan kemuliaan surga yang begitu dahsyat. Tempat yang di dalamnya hanya ada kebaikan, kenikmatan, dan kebahagiaan.

Tidak ada duka dan keburukan di surga. Subhanllah.
Selain menyesap keindahan sempurna nan abadi, masuk surga berati pula terhindar dari neraka. Tempat penuh siksa tiada tara. Siksa abadi yang tiada satu jiwa pun dapat menanggungnya.

Hanya saja, untuk menggapai surga Allah yang menghamparkan keindahan dan nikmat tiada banding, dan menghindari neraka dengan siksa pedih yang tiada berujung, tentu kita perlu menempuh banyak cara, yang kadang mungkin terasa tidak mudah.

Terasa tidak mudah karena berbagai godaan yang kerap kali membuat kita alpa untuk menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Berikut adalah kiat ampuh masuk surga. Semoga kita dapat mengamalkan kiat-kiat ini sehingga kita mendapat rahmat Allah SWT, yaitu dimasukkan ke dalam surga bersama orang-orang saleh.

a. Berinfak, baik dalam keadaan lapang maupun sempit
Keterangan bahwa orang-orang bertakwa yang berinfak (menafkahkan hartanya) akan mendapatkan balasan berupa surga ini terdapat dalam Surat Ali Imran ayat 133–134.

Sepintas berinfak merupakan hal sederhana yang amat mudah dilakukan. Namun, kenyataannya tidaklah seperti ini. Salah satu tabiat yang melekat pada kebanyakan manusia adalah kikir. Mereka begitu berat mengeluarkan harta untuk berinfak, bahkan ketika keadaan mereka lapang. Apalagi, di saat rezeki sedang disempitkan.

Walaupun kadang terasa berat, tentu kita harus dapat membiasakan diri untuk senantiasa berinfak, baik dalam keadaan lapang atau sempit jika kita memimpikan dapat dimasukkan Allah ke dalam surga-Nya.

b. Menahan amarah
Selain orang yang berinfak di saat lapang dan sempit, Surat Ali Imran ayat 133–134 menerangkan pula bahwa Allah juga menjanjikan surga untuk orang-orang bertakwa yang mampu menahan amarah.

Menahan amarah tidaklah semudah teorinya. Dalam praktiknya, menahan amarah tidak selalu gampang untuk dilakukan. Ketika ada yang tidak sesuai harapan atau menyinggung perasaan, umumnya kita akan meresponsnya dengan marah. Hal ini tentu saja manusiawi.

Akan tetapi, kita harus berupaya sekuat tenaga agar kemarahan kita tidak meledak dan melampaui batas. Sebab, ketika kita dalam keadaan marah itulah, setan akan masuk dan menguasai hati kita.

Hingga kemarahan dapat berujung pada melakukan perbuatan buruk. Mari belajar menahan amarah demi menggapai surga Allah yang agung.

c. Memaafkan kesalahan orang lain
Masih dalam Surat Ali Imran ayat 133–134, Allah juga menjanjikan surga untuk orang bertakwa yang mampu memaafkan kesalahan orang lain. Sungguh untuk menggapai surga memang memerlukan kerja keras.

Memaafkan kesalahan orang adalah yang tidak mudah untuk dilakukan.

Ketika orang lain beruat kesalahan kepada kita, kita tentu merasa sakit hati, benci, bahkan dendam. Namun, semua perasaan negatif tersebut tidak ada gunanya sama sekali.

Bahkan, hanya akan berdampak buruk bagi kita sendiri maupun orang lain. Maka, lebih baik kita memaafkan orang lain. Hubungan dengan sesama manusia akan menjadi harmonis dan kita pun dijanjikan surga oleh Allah SWT.

Itulah 3 kiat ampuh masuk surga yang dapat kita lakukan di antara ribuan cara lain yang dapat kita tempuh.

Sebab, kebaikan apa pun yang kita lakukan, jika kita melakukannya secara ikhlas karena Allah, Insya Allah kita akan mendapatkan balasan berupa pahala yang akan mengantarkan kita ke surga.