Apakah Hukumannya dalam Islam jika Hakim Menerima Suap?

Dunia politik dan kriminal sepertinya merajai peringkat sorotan yang dipublikasikan melalui rangkaian topik berita di berbagai media massa. Apalagi sekarang ini adalah masa-masa penting untuk partai-partai politik mengusung jagoan mereka pada PEMILU tahun 2014 nanti.

Selain cerita-cerita menarik dari dunia politik tersebut, masalah-masalah kriminal yang menyangkut tokoh-tokoh strategis.

Contohnya saja Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) yang baru satu semester menjabat sudah harus berurusan dengan KPK. Berita ini sungguh menjadi trending topik yang mengguncang ranah hukum negeri dimana seorang hakim yang seharusnya menempatkan diri sesempurnanya di depan Tuhan dan publik atas jabatan yang dia punya.

Akil Mochtar, Hakim MK nonaktif, telah menjadi tersangka pada kasus suap yang terkait dengan pelaksanaan pemilukada di salah satu kabupaten di Kalimantan Tengah. Berita yang hamper sama mengoyak nadi penegakan hukum di level pengadilan adalah kasus suap yang menimpa hakim Syarifudin dua tahun lalu. Lalu, apakah Hakim yang menerima suap hukumannya dalam Islam?

Dalam bahasa Arab, suap disebut risywah yang artinya upah atau pemberian yang diberikan untuk suatu maslahat. Menurut Al Fayumi, maknanya pemberian yang diberikan sesorang kepada hakim atau selainnya untuk memenangkan perkaranya atau melakukan apa yang diinginkannya.

Gratis - 4 Buku yang Amazing tentang Panduan Meraih Sukses Islami. DOWNLOAD Sekarang.

Sedangkan Ibnu Atsir mendefiniskan risywah sebagai alat penghubung terwujudnya kebutuhan dengan sikap yang dibuat-buat. Secara istilah, suap diartikan sebagai pemberian yang diberikan kepada seseorang supaya yang benar menjadi salah dan sebaliknya.

Apapun definisinya, semua ulama sepakat bahwa suap atau risywah, dalam Islam, hukumnya haram. Di dalam Al-Qur’an sendiri memang tidak ada penyebutan secara tekstual, akan tetapi Imam al-Hasan dan Said bin Zubair menafsirkan “shut” pada ayat 42 QS Al Maidah, sebagai suap atau risywah.

Tafsiran yang semakna juga ada di dalam QS Al-Baqarah ayat 188 yang menjelaskan haramnya memakan harta orang lain dengan cara yang bathil.

Berdasarkan ayat ini, Imam Al-Qurthubi menjelaskan, “Diantara bentuk memakan dengan cara yang bathil adalah putusan seorang hakim yang memenangkan kamu sementara kamu tahu bahwa kamu sebenarnya salah. Sesuatu yang haram tidaklah berubah menjadi halal oleh putusan hakim.” (AL Jami’ Lil Ahkam Al-Qur’an II/71).

Selain itu, Rasulullah s.a.w. sendiri dalam beberapa hadist juga melaknat pemberi suap, penerima suap dan perantaranya. Maksud laknat disini adalah terusir dan terjauhkan dari rahmat Allah SWT. Al Haitami rahimahullah juga memasukkan suap ke dalam dosa besar yang ke-32.

Hakim yang menerima suap hukumannya dalam Islam? Suap atau risywan sendiri adalah satu dari beberapa dimensi untuk mengartikan istilah korupsi dalam Islam. Perbuatan ini adalah tercela dan berdosa besar, serta dilaknat oleh Rasulullah s.a.w.

Kemudian, menurut fuquha, bagi pelaku suap-menyuap ancaman hukumannya berupa hukuman ta’zir (jarimahta’zir) yang disesuaikan dengan peran masing-masing dalam kejahatan.

Apabila perbuatan ini dipraktekkan di ranah peradilan atau proses penegakkan hukum, maka hal itu merupakan kejahatan yang berat atau sejahat-jahatnya kejahatan. Abu Wail mengatakan bahwa apabila seorang hakim menerima hadiah, maka berarti dia telah makan barang haram, dan apabila menerima suap, maka dia sampai pada kufur.

Tugas hakim semestinya sudah jelas saat seseorang hendak mencalonkan atau dicalonkan sebagai pemegang posisi tersebut.

Ia memiliki kewenangan memutuskan perkara seadil-adilnya. Akan sangat tidak benar apabila seorang hakim menerima hadiah tertentu untuk tujuan memenangkan kasus yang dihadapi oleh orang yang terbukti bersalah.

Ada 3 macam hakim menurut Nabi Muhammad s.a.w, satu macam hakim akan masuk surga karena mengerti akan kebenaran dan menghukum dengan benar; sedang yang dua jenis hakim lainnya akan masuk neraka karena mengerti akan kekuasaan namun melakukan penindasan dan menghukum manusia karena ketidaktahuan.

9 Ilmu Online Paling Ampuh yang akan Membuatmu Makin Pintar dan Tajir. Pelajari ilmunya disini.